Pendahuluan
Desain situs yang indah hanya berfungsi menarik perhatian, namun kata-kata di dalamnya (copywriting) yang bertugas membujuk pengunjung untuk melakukan pembelian. Jika kalimat di dalam website Anda terlalu kaku, berbelit-belit, atau terlalu teknis, pengunjung akan dengan mudah menutup halaman Anda dan mencari tempat lain.
1. Fokus pada Manfaat (Benefit), Bukan Sekadar Fitur
Calon pembeli tidak terlalu peduli dengan istilah teknis rumit yang Anda gunakan. Mereka hanya ingin tahu apa keuntungan langsung yang akan mereka dapatkan.
-
Contoh Fitur: “Server menggunakan SSD NVMe 3GB.”
-
Contoh Manfaat: “Website Anda terbuka dalam sekejap tanpa membuat pembeli menunggu.”
2. Gunakan Formula Problem-Agitation-Solution (PAS)
Mulai landing page Anda dengan mengangkat masalah nyata yang dihadapi calon pelanggan, tekankan dampak buruk dari masalah tersebut jika dibiarkan, lalu hadirkan produk/jasa Anda sebagai solusi paling ampuh.
3. Dorong Tindakan dengan CTA yang Jelas
Gunakan tombol tindakan (Call to Action) yang tegas. Untuk mendukung performa keterbacaan copywriting ini, pastikan tampilan web Anda sesuai dengan kriteria dalam mengapa mobile-friendly UX sangat krusial bagi pengguna smartphone.
Gabungkan kekuatan desain visual dengan kalimat penawaran yang persuasif untuk mendongkrak omset bisnis Anda. Percayakan perancangan situs web berorientasi penjualan Anda kepada Jasa Web BandungPro. Hubungi Tim BandungPro untuk Konsultasi Copywriting!